Pellegrini dan Koeman Enggan Tempati Kursi Kepelatihan Barca

Pellegrini

Dapatkan bonus referral 10% di agensbobet99.com

Kursi Luis Enrique sebagai pelatih Barcelona dikabarkan tengah terancam. Kini ada beberapa nama pelatih pun muncul ke atas, di antaranya adalah Manuel Pellegrini dan Ronald Koeman.

Memang berbagai masalah memang silih berganti datang menyerang Barcelona, mulai dari pemecatan beberapa pejabat senior serta larangan transfer pemain, sampai perselisihan Lionel Messi dengan sang pelatih Luis Enrique hingga membuat suasana ruang ganti El Barca panas.

Untuk Enrique, pihak manajemen Barcelona dikabarkan akan mendepaknya dari kursi kepelatihan demi mempertahankan Messi di Camp Nou. Juga, perjalanan Barcelona di La Liga belum terlalu baik dari rival-rivalnya.

Keadaadn tadi membuat nama Pellegrini muncul sebagai pelatih yang diinginkan Barcelona. Selai itu, mereka juga berniat membawa pulang kembali Direktur City, yakni Txiki Begiristain dan Ferran Soriano.

Tetapi Pellegrini mengaku bahagia bersama Manchester City. Eks pelatih Real Madrid dan Malaga ini juga tak memiliki rencana untuk meninggalkan Etihad Stadium dan ingin menyelesaikan sisa kontraknya bersama Manchester Biru.

“Saya sangat bahagia berada di sini dan berharap dapat terus bertahan. Saya masih terikat kontrak tahun ini dan satu tahun lagi, jadi tidak ada rencana untuk pergi,” papar Pellegrini, sebagaimana dilansir Sportsmole.

Kata serupa juga disampaikan oleh Koeman. Dimana Koeman yang saat ini menjabat sebagai pelatih Southampton. Eks asisten pelatih Barcelona pada medio 1998–2000 ini, juga merasa ini bukan waktunya untuk kembali ke sana.

“Bila tim seperti Barcelona kalah, selalu saja ada banyak kritik, rumor, dan spekulasi. Namun sekarang bukan waktunya untuk membahas soal itu, tak sopan buat Southampton dan Barcelona,” kilah Koeman.

“Saya bahagia di sini. Saya baru saja memulai tugas di Southampton dan saya ingin menghormati kontrak saya dan orang-orang di klub,” imbuh pelatih asal Belanda, yang pernah bermain untuk Barca pada 1989–1995 ini.