Kronologi Presiden Prancis Dilarikan dari Dekat Titik Bom

teror-prancis3

Kronologi Presiden Prancis Dilarikan dari Dekat Titik Bom

Negara Prancis tengah diguncang teror bom serta penembakan yang sudah menelan banyak korban jiwa. Stadion tim nasional Prancis pun ikut diguncang oleh dua bom bunuh diri.

Di pertandingan uji coba antara Prancis melawan Jerman di Stade de France hari Hari Jumat malam, 13 November 2015, atau Hari Sabtu dini hari WIB, ikut menjadi sasaran teror di Paris tersebut.

Bagi laporan L’Equipe, dua ledakan besar sudah terjadi pada sekitar pukul 21:17 serta 21:19 waktu setempat, ketika pertandingan Prancis-Jerman baru berjalan 15 menit. Kerasnya ledakan tersebut, hingga terdengar ke dalam stadion.

Target para teroris meledakan bom di sekitar Stade de France dapat dimengerti, karena sang Presiden Prancis, Francois Hollande, tengah menonton pertandingan dengan negara tetangga tersebut.

Hollande langsung dilarikan ke tempat aman serta dibawa keluar dari stadion. Lainnya dievakuasi, Hollande juga langsung mendatangi beberapa titik lain yang juga jadi tempat aksi teror, salah satunya arena konser Le Bataclan.

Sementara di langit stadion Stade de France tampak sebuah helikopter semenjak pukul 22.00 waktu setempat. Sambil mengawal para penonton yang berkerumun di atas lapangan selepas pertandingan. Para pesepakbola harus bertahan di ruang ganti.

Para penonton di stadion baru dapat keluar sekitar pukul 22.30 waktu setempat serta dalam pengawalan ketat polisi serta tentara Prancis. Sedangkan iru, sang Presiden langsung mengeluarkan penyataan mengutuk aksi teror tersebut.

“Pada masa sukar ini, kita harus memikirkan para korban, para keluarga, serta yang terluka – memperlihatkan rasa sayang serta solidaritas. Namun, kita juga harus memperlihatkan persatuan juga ketenangan,” tulis Hollande.

“Menghadapi teror, Prancis harus kuat, seluruh bagian negara ini harus tetap bersatu. Kita pasti akan tetap bersatu,” imbuhnya dalam salah satu kalimat penyataan tertulisnya, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Sampai kini, tercatat 150 korban sudah jatuh di empat lokasi penambakan yang mengguncang Paris semalam. 100 di antaranya tewas, ketika menonton konser band Eagles of Dead Metal di Le Bataclan.