Bale Dikritik Lantaran Terlalu Egois

bale-pink

Hanya di agensbobet99.com anda bisa nikmati bonus referral 10%

Sayang sekali rekor kemenangan beruntun 22 pertandingan di semua kompetisi yang diraih Real Madrid tiba-tiba terhenti akhir pekan lalu. Real Madrid harus menghentikan catatan terbaiknya setelah dikalahkan Valencia 1-2 di Mestalla.

Performa skuat asuhan Carlo Ancelotti dalam pertandingan pertama mereka di tahun 2015 ini, mulai melunak. Kini serangan gencar yang biasa mereka peragakan untuk memecahkan barisan belakang lawan sering menemui jalan buntu.

Tetapi, ada hal menarik yang terjadi dalam laga itu. Los Blancos sebenarnya berpeluang menambah kemenangan setelah unggul 1-0 atas tamunya. Dimana kesempatan emas itu datang saat mantan pemain sayap Spurs, Gareth Bale, melalui serangan balik tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Valencia Diego Alves.

Real Madrid membuang kesempatan mencetak gol setelah Bale berusaha menendang bola ke gawang, yang justru bisa dihalau Alves. Meski, rekan setimnya Karim Benzema sudah berdiri bebas di tengah kotak penalti. Dimana kemungkinan besar gol kedua dapat tercipta jika Bale mau memberikan bola pada Benzema.

Gareth Bale pun kemudian dituduh egois. Sebagaimana dilaporkan Marca, bahwa pemain termahal dunia ini banyak dikritik lantaran dinilai tidak bisa bekerja secara tim.

Namun, laporan ini tidak menyatakan bahwa Bale bukan satu-satunya pemain yang bersalah dalam kekalahan itu. Kaena semua sepakat itu adalah hari yang buruk bagi semua pihak.

Karir masa depan pemain internasional Wales ini, memang sempat menjadi titik utama perdebatan akhir-akhir ini. Selepas beredar kabar Manchester United  tengah menyiapkan tawaran besar untuk membawa Bale kembali ke Liga Premier.